Perspektif 1 Titik Lenyap

Perhatikan dulu gambar berikut:
(gambar 1)
Bagian tiang dan patung yang ditata pada displaynya masing-masing jika semakin jauh dari mata kita akan terlihat semakin kecil.
Daun pintu bagian atas jika terlihat dari arah depan yang seharusnya lurus (sejajar dengan garis horisontal) tampak miring seolah mengikuti sebuah titik yang tak terlihat.
Dimanakah letak titik yang tidak tampak, untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:
(gambar 2)
Dari gambar kedua coba terapkan pada gambar 1 yaitu dengan menarik bagian atas daun pintu, kemudian bagian lagit-langit, dan juga pada bagian bawah dan atas tiang-tiang yang berjajar berurutan, Nanti dari situ terlihat titik yang dimaksud.

Pada teorinya perspektif dengan 1 titik dapat dijelaskan pada gambar berikut:

  • Garis Horisontal terlihat datardan lurus
  • Titik lenyap berada pada garis horisontal
  • Benda yang terlihat bagian depannya tidak mengalami perubahan bentuk, maksudnya jika persegi tetap keempat sudutnya sebesar 90 derajatBagian benda selain bagian depan (samping, atas, dan bawah) meskipun kenyatannya lurus akan terlihat miring mengikuti dan mengarah pada garis horisontal
  • Benda yang terletak di atas garis horisontal terlihat bagian bawahnya begitu sebaliknya jika benda terletak pada bawah garis horisontal
  • Jika benda tersebut bersudut maka cara menggambarnya menentukan sudut-sudutnya yang nanti bisa ditarik kearah titik lenyap, dan jika benda tersebut tidak mempunyai sudut (sisinya lengkung) maka yang ditentukan adalah titik terluar (garis singgung)
Dalam praktik penggambarannya dapat diwujudkan dan dikembangkan pada gambar berikut:
erhatikan bagian jendela, kotak perabot yang ada di bawah, lantai, dan langit-langitnya



perspektif 1 titik lenyap pada rak



perspektif 1 titk lenyap pada jendela



perspektif 1 titik lenyap pada lantai



perspektif 1 titik lenyap pada langit-langit



perspektif 1 titik lenyap tempat tidur



perspektif 1 titk lenyap pada alas



perspektif 1 titk lenyap pada pintu



perspektif 1 titk lenyap pada plapon


Perspektif

Coba kita lihat sebuah benda yang berukuran sama tetapi letaknya masing-masing berbeda, Apa yang tampak?.
Pastinya benda yang jauh dari mata kita akan terlihat lebih kecil dengan benda yang lebih dekat dengan mata kita. Sebagai ilustrasi perhatikan gambar berikut:
Jika di masing-masing titik a, b, c, dan d adalah letak sebuah perahu, maka perahu manakah yang terlihat paling besar, dan perahu manakah yang terlihat paling kecil?.
  • Dalam prinsip menggambar hendaknya selalu memperhatikan posisi garis horizontal, di mana garis horizontal (H) tersebut merupakan garis yang membatasi antara alas (bisa lantai, laut, dsb) dengan bagian atas (bisa langit, dinding, dsb)
  • Prinsipnya sebuah benda yang menjauhi garis horizontal akan terlihat semakin besar, sebaliknya benda yang letaknya mendekati garis horizontal akan terlihat semakin kecil.
Dari ilustrasi di atas dapat diambil pelajaran bahwa dalam menggambar alam benda yang tepat diperlukan pengamatan terhadap sudut pandang terhadap benda yang akan digambar.
Prinsip inilah yang dalam bidang seni rupa merupakan bagian dari prinsip gambar perspektif

Menggambar

Setiap saat kita tentunya dihadapkan sebuah gambar baik itu di atas kertas atau di media lain. Lantas segala bentuk karya dalam bidang datar disebut gambar?. Terus apa bedanya dengan lukisan?. Bukankah ada lukisan yang di dibuat dengan memanfaatkan kertas sebagai medianya, apakah menggambar tidak memerlukan kuas maupun cat. Langsung saja, sebelumnya kita coba perhatikan makna dari gambar itu sendiri.
  • Kata gambar merupakan kata yang lebih spesifik dari kata citra atau imaji(bayangan).
  • Dalam bahasa Inggris Image (citra) bisa berbentuk 2 dimensi dan 3 dimensi.
  • Gambar mempunyai arti tiruan (barang/materi) yang dibuat dengan coretan/goresan dengan pensil(dan sebagainya) pada kertas (bidang datar lainnya)
  • Gambar biasanya mempunyai kemiripan dengan suatu obyek

Dari beberapa poin diatas dapat disimpulkan bahwa gambar adalah sebuah citra yang menjelaskan sebuah materi (sesuai tujuan diciptakannya), berbentuk datar yang dibuat dengan coretan dan ataupun memuat unsur seni rupa 2 dimensi lainnya.

Lain dengan lukisan, secara teknis menggambar dan melukis memiliki persamaan, namun prinsipnya yang berbeda, yaitu:
  • jika gambar harus sesuai tujuan, harus tepat, mengutamakan logika,dan sesuai perintah. contohnya bisa berupa: peta, karya ilustrasi, poster, gambar bentuk, denah, desain.
  • tapi lukisan lebih bebas, tidak terikat, dan lebih melibatkan perasaan dan kreasi pembuatnya

Fungsi Seni Rupa

Berdasarkan tujuan perwujudan karya rupa, fungsi seni rupa dikategorikan atas :
Karya seni rupa ada yang memang dibuat si senimannya untuk dinikmati saja ada juga yang difungsikan sebagai pemanis pada benda-benda fungsional


( A ) Seri Rupa Murni (Fine Art)
Seri Rupa Murni, yakni karya seni rupa yang dibuat hanya untuk kepentingan estetis saja
lebih mementingkan kejujuran
faktor individu / karakter perseorangan lebih diutamakan
bebas bereksperimen atas media yang digunakan
berusaha menciptakan suatu hal/ kejutan-kejutan baru
bahkan faktor kegunaan diabaikankarya : (Alm) Affandi
sebebas apapun dalam berkarya, nilai estetika harus dipertimbangkan

( B ) Seni Rupa Terapan (Applied Art)
Seni Rupa Terapan, yakni karya rupa yang dibuat selain harus mempunyai nilai estetis, karya tersebut memiliki nilai kegunaan dalam kehidupan sehari-hari (seni pakai). Karya seni rupa terapan dikategorikan atas desain dan kerajinan.

(B).1 Desain
Dalam kesenirupaan desain dapat berarti karya sekaligus rancangan karya rupa berikutnya. desain bisa berupa sketsa. Karya desain dibutuhkan ketelitian dan perhitungan yang sistematis agar sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
Proses desain pada umumnya memperhitungkan aspek fungsi, estetik dan berbagai macam aspek lainnya, yang biasanya datanya didapatkan dari riset, pemikiran, brainstorming, maupun dari desain yang sudah ada sebelumnya. Akhir-akhir ini, proses (secara umum) juga dianggap sebagai produk dari desain, sehingga muncul istilah "perancangan proses".
Karya desain dalam seni rupa bisa berupa : desain arsitektur, desain interior-eksterior, desain produk, desain pakaian, desain produk, desain grafis, desain interface sebuah web, desain iklan visual, dan karya rancangan visual lainnya.

(B)2 Kerajinan
Kerajinan adalah hal yang berkaitan dengan buatan(tangan) atau kegiatan yang berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui keterampilan tangan (kerajinan tangan). Kerajinan yang dibuat biasanya terbuat dari berbagai bahan. Dari kerajinan ini menghasilkan hiasan atau benda seni maupun barang pakai.
Arti yang lain ialah usaha yang berterusan penuh semangat ketekunan, kecekalan, kegigihan, dedikasi dan berdaya maju dalam melakukan sesuatu perkara
Dan perlu kita cermati juga bahwa keunikan karya kerajinan bernilai lebih dibandingkan fungsinya.
Secara singkat kerajinan merupakan karya rupa terapan yang sebagian besar berupa benda hias dimana dalam proses pembuatannya dibutuhkan ketrampilan tangan.

Unsur Seni Rupa

Unsur Seni Rupa adalah bagian-bagian, materi, elemen pembentuk karya seni yang dapat dilihat (visual art/seni rupa), yang unsur tersebut berupa : titik, garis, bidang, ruang, warna, tekstur, gelap-terang

Dimensi

Seni Rupa adalah salah satu cabang seni yang terwujud oleh media/materi yang dapat ditangkap oleh indera penglihat.
Apa yang nampak oleh mata kita, dibuat dengan melibatkan unsur rupa dan memiliki nilai estetik dapat dikatakan karya seni rupa.

Pada prinsipnya bentuk karya seni rupa dikategorikan menjadi 2, yakni :
  • Karya seni rupa 2 dimensi (dwi matra), yakni karya seni rupa yang hanya bisa dilihat dari satu arah saja, datar, hanya memiliki ukuran panjang dan lebar saja. contoh : lukisan dan poster



  • Karya seni rupa 3 dimensi (tri matra), karya seni rupa yang dapat dilihat dari segala arah dan mempunyai volume. contoh : patung, karya arsitektur, keramik



mungkin ada istilah yang menyebutkan bentuk 4 dimensi, istilah tersebut hanya sebuah penamaan saja dan tidak dapat ditunjukkan wujud nyatanya.

Gelap-terang

Bisa diartikan segala hal yang berhubungan dengan keadaan gelap maupun terang pada bagian-bagian sebuah pencitraan materi (benda yang tampak).
Dalam bidang seni rupa selain sebagai unsur pembentuk karya rupa, pencahayaan juga termasuk prinsip yang harus diperhatikan dalam penciptaan karya seni rupa.

Tekstur

Tekstur dalam seni rupa bisa berarti karakteristik, sifat, atau nilai sebuah permukaan materi yang terlihat dan ataupun tersentuh. Tekstur bisa berupa halus,kasar,bergelombang,licin dan sebagainya. Galam hal ini tentunya tekstur kayu, batu, keramik, maupun kertas mempunyai nilai yang berbeda

Ada 2 pengkategorian atas tekstur, yakni:
  1. Tekstur Nyata, permukaan sebuah benda dimana saat dilihat dan disentuh mempunyai karakteristik yang sama.
  2. Tekstur semu (maya), permukaan sebuah benda yang terlihat tidak sama dengan karakteristik benda tersebut saat disentuh.

Warna

WARNA
Warna bisa berarti pantulan tertentu dari cahaya yang dipengaruhi oleh pigmen yang terdapat di permukaan benda. Pada prinsipnya diketahuai ada tiga warna dasar atau yang disebut warna primer. Warna-warna dasar tersebut adalah merah, kuning, dan biru. Dari peracampuran warna primer akan menghasilkan warna-warna sekunder dan banyak lagi warna lainnya.
dari gambar di atas disampaikan bahwa warna jingga/orange didapat dengan cara mencampurkan warna merah dan kuning, warna hijau di dapat dengan mencampur warna kuning dan biru, dan warna ungu/violet didapat dengan mencampur warna biru dan merah. Warna yang dihasilkan langsung dari campuran dua warna primer disebut warna sekunder.


Hitam-Putih
Bagaimana dengan warna hitam dan putih?
Sebenarnya dalam teori warna, baik hitam dan putih bukanlah warna, Warna hitam dan putih yang tampak merupakan pengaruh dari intensitas cahaya. Untuk bagian yang berwarna gelap maka akan tampak warna hitam, begitu sebaliknya putih untuk bagian yang mendapat cahaya lebih banyak.
Warna hitam dan putih dalam fungsinya sebagai penentu gelap dan terang, maka untuk warna yang mendapat sentuhan warna hitam dan putih dalam istilah lain disebut warna monokromatik.Gambar di bawah adalah pencitraan gradasi warna hitam-putih



Prinsip warna lainnya:
  • R G B


Coba kita amati logo-logo yang terdapat pada stasiun televisi. Nah di situ tentunya ada aksen warna merah,hijau,dan biru. Warna-warna tersebut dipakai dalam kode gelombang warna dalam tampilan web, termasuk monitor yang kita gunakan menggunakan standar warna RGB.




  • C M Y K
Untuk warna CMYK biasa dipakai untuk metode pencetakan ke media. Dalam warna CMYk, untuk warna CMY terlihat lebih muda dari warna dasar dan nantinya akan terkomposisi sesuai rencana dengan bantuan warna hitam (k)


link lain:
triplet RGB
Daftar kode warna


Bidang dan Ruang

Bidang, adalah unsur rupa yang terbentuk oleh rangkaian garis yang ujung-pangkalnya bertemu pada satu titik (yang nantinya membentuk materi yang datar). contohnya adalah : persegi, lingkaran, atau bidang bentuk tak beraturan lainnya.


Ruang, adalah unsur rupa yang mempunyai isi atau volum

Titik dan Garis

Titik, adalah unsur seni rupa yang terkecil dan terpenting, selain itu titik merupakan unsur pembentuk unsur rupa lainnya.

Garis, unsur rupa yang terangkai memanjang oleh kumpulan titik. Garis dapat berupa garis lurus, garis lengkung, garis patah-patah, zigzag, spiral ataupun garis tidak beraturan


Cabang Seni

Secara umum cabang-cabang seni berdasarkan medianya terdiri atas :

( 1 )
Seni Rupa, yang medianya berupa materi yang dapat ditangkap oleh mata, dapat diraba, punya wujud, statis(diam/tak bergerak/tak berdurasi).contoh seni rupa bisa berupa : lukisan maupun patung

( 2 )
Seni Musik, medianya berupa suara. Dalam hal ini suara yang dimaksud bisa suara manusia (vokal) dan ataupun suara alat musik (instrumen) yang terkomposisi.


( 3 )
Seni Tari, medianya berupa gerak. Olah gerak segala bagian tubuh yang mempunyai nilai estetis atau sudah ditata sesuai prinsip dan teknik seni tari yang ada


( 4 )
Seni Drama, medianya berupa peran. Dalam peran tersebut juga melibatkan unsur seni yang sebelumnya disebutkan diatas. Contoh peran orang judes, maka melibatkan unsur rupa dalam hal penyesuaian kostum termasuk make up. Musik dalam penekanan dialog dan tari dalam olah gerak.


( 5 )
Seni Sastra, medianya berupa bahasa-naskah baik lisan maupun tulisan. Contohnya : novel, puisi, dan deklamasi.


( 6 )
Seni Multimedia, yakni cabang seni yang melibatkan semua canang seni yang ada baik rupa, musik, tari, drama, dan sastra. Contoh : pergelaran wayang kulit, film

seni


Apa itu seni ?. Seni adalah …..

Cukup banyak tokoh yang mencoba mendiskripsikan tentang seni. Terus apakah kata seni itu memang memiliki beberapa pengertian entah itu merupakan kata benda, kata sifat, kata kerja, atau yang lain?.
Tentunya dalam tulisan ini tidak membahas seni yang berhubungan dengan ilmu kedokteran atau biologi (maksudnya air seni = air kencing). Langsung saja kita simak pendapat beberapa tokoh yang mendiskripsikan tentang seni. Seni atau Des Artes (Yunani) atau Le Arts (Perancis) atau Art (Inggris) adalah sebagai berikut….

  • Dalam Bahasa Kawi (Jawa kuno), Seni bisa berarti lembut, halus, kecil, mungil, elok, dan ataupun merdu
  • Pada halaman KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) termuat, 1keahlian membuat karya yg bermutu (dilihat dr segi kehalusannya, keindahannya, dsb); 2 karya yg diciptakan dng keahlian yg luar biasa, spt tari, lukisan, ukiran; seniman tari sering juga menciptakan -- susastra yg indah; dan 3 kesanggupan akal untuk menciptakan sesuatu yg bernilai tinggi (luar biasa); 4 orang yg berkesanggupan luar biasa; genius
  • Dalam Wikipedia:Ensiklopedi - Indonesia, Seni adalah sinonim dari ilmu, proses dan produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu.
Aristoteles, berpendapat bahwa seni merupakan proses me niru ataupu n tiruan dari bentuk dunia, alam benda, manusia (dalam ikatan konteks yang mimesis dan imitasi = maksudnya adanya menampilkan gagasan baru atas bentuk yang ada).


Plato berpendapat bahwa seni Seni adalah tiruan dari alam (Art’s imitature natural)


Ki Hajar Dewantara berkata bahwa Seni berhubungan dengan segala perbuatan manusia yang timbul dari perasaan manusia yang bersifat indah, sehingga dapat menggerakkan jiwa perasaan manusia. Seni masih merupakan produk keindahan yang dapat dialihkan kepada orang lain yang mempunyai minat terhadap kesenian, hal ini disebut dengan transfer of feeling

Akhdiat K. Miharja berpendapat bahwa Seni adalah kegiatan rohani manusia yang merefleksi realitas suatu karya, yang berkat bentuk dan isinya mempunyai daya untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam alam rohani si penerimanya


Schopenhauer, seni adalah usaha untuk menciptakan bentuk-bentuk yang menyenangkan. Ia menambahkan pendapatnya : bahwa setiap orang senang dengan seni musik, seklipun musik merupakan seni yang paling abstrak



dari pemuat Seni adalah segala aktivitas (mulai tahap perenungan, analisa, sampai proses penciptaan atau perwujudan) manusia yang bernilai luhur, jujur, dan indah.

tidak hanya demikian, andapun bisa mentafsirkannya.